Pujian VS Dorongan : Mana yang Terbaik Bagi Si Kecil?

Pujian memang bisa membahagiakan si Kecil dan membuatnya jadi percaya diri. Tapi

memberikan pujian  juga tidak bisa sembarangan. Pujian yang berlebihan justru bisa berbahaya bagi masa depan si Kecil!

====

Halo Ayah dan Bunda! Kakmin yakin pasti pernah mendengar ungkapan kalau, memberikan pujian itu bagus untuk perkembangan si Kecil. Memuji anak juga termasuk salah satu cara parenting atau mendidik anak agar menjadi orang yang mandiri dan inovatif. Nah, menurut Ayah dan Bunda, kira-kira bagaimana sih manfaatnya?

 

Manfaat Memuji Anak

Banyak riset yang menunjukkan pujian memang memberikan banyak manfaat bagi si Kecil, misalnya :

  • 1. Meningkatkan kepercayaan diri
  • 2. Menurunkan risiko depresi pada anak
  • 3. Mendorong keberanian mencoba hal baru
  • 4. Mempererat relasi dengan Ayah-Bunda
  • 5. Memberikan dukungan emosional pada anak

Meskipun banyak manfaat memuji si Kecil, tapi Ayah dan Bunda juga perlu berhati-hati karena tidak semua pujian yang dilontarkan bermanfaat bagi si Kecil. 

“Empty Praise” yang Berbahaya Bagi Anak

Ayah dan Bunda pernah mendengar istilah “Empty Praise”? Empty praise atau pujian kosong adalah ungkapan pujian yang diberikan pada anak secara terus-menerus. Apalagi kita memuji si Kecil terlalu sering atas hal-hal remeh yang sebenarnya tidak perlu dipuji berkali-kali.

Coba bayangkan bagaimana perasaan Ayah dan Bunda ketika mendengar orang lain bicara hal yang sama berulang-ulang. Kakmin yakin pasti rasanya jenuh dan akhirnya membuat kita malas mendengarnya kan? Nah hal ini jugalah yang dirasakan si Kecil!

Bukan hanya itu, terlalu sering memberikan pujian “kosong” juga bisa berdampak buruk pada si Kecil, loh!

 

Dampak Buruk Terlalu Sering Memuji Anak

Jika terlalu sering dipuji, alih-alih merasa semakin bangga, justru malah bisa memberikan dampak buruk bagi si Kecil, misalnya :

  • 1. Menimbulkan keraguan dan tidak percaya diri
  • 2. Mudah menyerah dan berpuas diri
  • 3. Menganggap remeh suatu tugas yang diberikan
  • 4. Tidak terbuka menerima kritik dan masukan

 

Wah, kalau gitu solusinya gimana dong, Kakmin?

Ketika memberikan pujian pada si Kecil, kualitas pujian lebih penting dibanding kuantitas. Solusinya adalah mengenali batas-batas memberikan pujian bagi si Kecil. Jadi berikanlah pujian pada hal-hal yang berhasil dikerjakan tanpa berlebihan. Selain itu, berikan pujian dengan berfokus pada proses si Kecil menjadikannya lebih percaya diri dan mandiri. 

 

Memberikan Dorongan Konstruktif

Dorongan konstruktif adalah pujian sekaligus saran khusus yang membantu anak belajar dan mengembangkan dirinya. Alasannya, karena Ayah dan Bunda tidak sembarangan memberikan pujian pada si Kecil. Sebaiknya lengkapi pujian yang disampaikan dengan konteks tindakan dan saran bagi si Kecil ke depannya.

 

Nah ada beberapa contoh Do’s and Don'ts ketika memberikan pujian!

 

Don'ts :

"Good job!"

"Wah, kamu keren banget!"

"Anak Bunda pastinya keren donk!"

 

Do’s :

"Wah kamu cepet banget bersihin kamarnya! "

"Makasih ya udah bantuin, kita jadi lebih cepet deh beresin meja makan!"

"Gitu dong, anak Bunda! Lain kali kamu harus lebih rapi membereskan mainan kamu ya!"

 

Dengan begini diharapkan si Kecil bisa tumbuh menjadi anak yang percaya diri dan mandiri ketika dewasa. Sedikit tips tambahan lagi dari Kakmin, daripada fokus pada diri mereka (anak baik, dll) lebih baik fokus pada apa yang mereka lakukan (kamu sudah membantu ...., dll). Semoga tips dari Kakmin dapat bermanfaat bagi Ayah dan Bunda ya! Sampai jumpa di tips-tips selanjutnya!

 

Referensi :

Maclellan, E. (2005). Academic achievement. Active Learning in Higher Education, 6(3), 194-206. https://

doi.org/10.1177/1469787405057750

https://www.beritasatu.com/archive/92054/psikolog-pujian-berpotensi-menyakiti-kepercayaan-diri-anak

https://missionhr.org/care-and-wellbeing/children-families-wellbeing/tck-education/teaching-resources/teaching-tips-and-approaches/empty-praise-or-constructive-feedback/

https://nurtureparenting.com.au/blogs/free-advice/raise-children-with-confidence-and-resilience#:~:text=Empty%20praise%20includes%20using%20the,or%20effort%20attached%20to%20it.

https://www.psychologytoday.com/us/blog/peaceful-parents-happy-kids/201811/what-say-instead-praising

https://www.beyondmommying.com/blog/2013/02/06/encouraging-effort-vs-empty-praising/

Profile

Admin Kalananti