{"id":61,"date":"2022-11-07T04:37:52","date_gmt":"2022-11-07T04:37:52","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=61"},"modified":"2023-07-31T05:03:07","modified_gmt":"2023-07-31T05:03:07","slug":"memangnya-anak-bisa-belajar-coding","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/memangnya-anak-bisa-belajar-coding","title":{"rendered":"Memangnya Anak Bisa Belajar Coding?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\">\u201cAnak bisa belajar <em>coding<\/em>? Hmmm\u2026\u201d<\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\">Halo Ayah dan Bunda! Mungkin masih banyak dari kita yang merasa bahwa aktivitas coding itu adalah kegiatan yang sangat rumit. Padahal coding sendiri dapat dilakukan semua orang bahkan anak-anak sejak kecil loh!\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 20px;\"><span style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\">Apa itu coding?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"><em>Coding<\/em> adalah aktivitas seseorang untuk berkomunikasi dengan komputer. Kok bisa? Komputer atau mesin memiliki bahasa khusus yang terdiri atas barisan kode atau bisa dinamakan bahasa pemrograman. Jadi <em>coding<\/em> juga bisa dikatakan kegiatan menerjemahkan instruksi bahasa manusia menjadi bahasa pemrograman yang dimengerti komputer.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\">&#8220;Tapi kan anakku masih kecil, perjalanannya masih jauh untuk memikirkan masa depan.&#8221;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\">Mungkin Ayah dan Bunda pernah memiliki pemikiran seperti ini? Pemikiran tersebut memang benar, namun ada hal lain yang perlu diperhatikan. Justru <em>coding<\/em> itu sangat penting loh untuk perkembangan mereka. Alasannya karena <em>coding<\/em> memiliki segudang manfaat untuk masa depan anak!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 20px;\"><span style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\">Manfaat Belajar Coding bagi Anak<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\">Sebelum kita lanjut lagi, yuk kita bahas dulu apa saja sih manfaat <em>coding<\/em> bagi anak.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><\/h3>\n<h3 style=\"font-size: 18px; font-weight: bold;\"><span style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\">1. Melatih Kreativitas dan <em>Critical-Thinking<\/em><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\">Belajar <em>coding<\/em> akan mendorong anak belajar lebih kreatif. Karena anak akan berlatih menemukan solusi dari permasalahan coding yang ada. Proses mencari solusi dalam <em>coding<\/em> dan pemrograman ini akan mendorong anak berpikir kreatif dan kritis.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<h3 style=\"font-size: 18px; font-weight: bold;\"><span style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\">2. Mengasah <em>Computational Thinking<\/em><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"><em>Computational thinking<\/em> adalah keterampilan untuk berpikir dan berkomunikasi dengan terstruktur dan logis. Dengan computational thinking, anak akan menguraikan masalah menjadi beberapa bagian atau tahapan yang lebih efektif dan efisien. Melalui <em>coding<\/em>, anak akan mempelajari konsep algortima dan logika sehingga membuat mereka terbiasa mengasah computational thinking atau pemikiran komputasi.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/apa-itu-computational-thinking-yuk-simak-penjelasan-dan-manfaatnya\">Apa itu computational thinking?<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<h3 style=\"font-size: 18px; font-weight: bold;\"><span style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\">3. Melatih Resiliensi Mental<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\">Resiliensi atau daya tahan mental sangat dibutuhkan sejak dini. Keterampilan ini juga dibutuhkan untuk menjaga kegigihan dan semangat anak ketika menghadapi masalah. Ketika melakukan <em>coding<\/em>, anak tentu akan menemui berbagai masalah dan kesalahan yang bisa membuatnya kesal dan frustrasi. Meski begitu, coding dapat membuat mereka lebih gigih dan tekun ketika menghadapi tantangan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<h3 style=\"font-size: 18px; font-weight: bold;\"><span style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\">4. Mengenalkan metode learning-by-doing<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"><em>Coding<\/em> merupakan kegiatan yang fokus pada praktik daripada teori. Melalui <em>coding<\/em>, anak akan terbiasa untuk belajar sambil berpraktik daripada terlalu menghabiskan waktu untuk berpikir teoritis. Selain itu juga bisa melatih kemampuan beradaptasi milik anak.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\">Jadi Bagaimana Anak Belajar Coding?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\">Nah, kita kembali lagi jadi bagaimana sih cara anak belajar <em>coding<\/em>? Metode <em>coding<\/em> yang digunakan bagi anak dengan orang dewasa tentu berbeda. anak melakukan <em>coding<\/em> dengan sebuah program dan bahasa sederhana yang menarik bagi mereka. Tentu program coding tersebut telah dirancang agar terlihat menarik di mata anak-anak.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/p5AusOMwa3LWG6U1oJV92C13cLKxXimKptQZUqdkTjcgDhD4XX_-eHg__tbYlQcmNK-JJwCc_Hk3OTBeHW-Pxr_WpuwdXIa14XbzZkM05937suZatAhnglHikOzr4ZD3HopTT_sEiT9dWwsPpLiG-TcIf3sWpBmnlstEuQ_UKGeOlrC3DLkB26TEdZgahw\" width=\"602\" height=\"339\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\">https:\/\/en.scratch-wiki.info\/wiki\/Scratch_3.0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\">Anak dapat belajar <em>coding<\/em> menggunakan program khusus, misalnya Scratch! Program ini dibuat dengan tujuan memperkenalkan teknologi pada anak secara mudah dan mengasyikkan. <em>Coding<\/em> dengan aplikasi ini menggunakan balok-balok kode yang ditarik dan diletakkan pada balok lainnya sehingga membentuk sebuah perintah pada komputer. Hal ini menjadikan <em>coding<\/em> sebagai kegiatan yang mengasyikkan tapi tetap produktif bagi anak!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\">Tapi bagaimana dan dimana sih caranya anak bisa belajar <em>coding<\/em>? Eits, jangan khawatir! Kalananti sebagai tempat belajar <em>coding<\/em> dan inovasi adalah pilihan yang sangat cocok bagi Ayah dan Bunda! Bersama Kalananti, anak tidak hanya belajar <em>coding<\/em>, namun juga melatih kemampuan berinovasi. Kalananti menggunakan kurikulum original dan para guru yang kompeten dapat membimbing anak untuk belajar dan memahamai <em>coding<\/em> dengan baik!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\">Apa Syarat Anak Belajar <em>Coding<\/em>?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\">Sebenarnya tidak ada syarat khusus seorang anak dapat belajar <em>coding<\/em>. Asalkan anak terbiasa dengan gawai, sudah mampu baca-tulis, dan tertarik pada dunia teknologi, ia dapat mulai belajar <em>coding<\/em>. Jangan khawatir jika anak tidak pernah memiliki pengalaman sebelumnya. Justru bersama Kalananti, anak akan belajar sambil bermain bersama teman-temannya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\">Ingin tahu info lebih lanjut tentang Kalananti ataupun kursus <em>coding<\/em> dan <em>innovation<\/em>? Atau ingin mencoba trial class nya ? Jangan ragu untuk daftar sekarang ya!<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.kalananti.id\/trial-class\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/roboguru-forum-cdn.ruangguru.com\/image\/a980a72f-27ea-43c1-9672-6220f08a4b3e.png\" alt=\"Trial Class\" width=\"1020\" height=\"249\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cAnak bisa belajar coding? Hmmm\u2026\u201d<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":61,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kalananti%202022\/Blog\/Memangnya%20anak%20bisa%20belajar%20coding.jpg"],"_edit_lock":["1690782851:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":[null],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null]},"categories":[1],"tags":[13,7],"class_list":["post-61","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-info-kalananti","tag-parenting"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=61"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":281,"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61\/revisions\/281"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=61"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=61"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=61"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}