{"id":55,"date":"2022-11-07T04:44:16","date_gmt":"2022-11-07T04:44:16","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=55"},"modified":"2022-11-07T04:44:16","modified_gmt":"2022-11-07T04:44:16","slug":"pernahkah-si-kecil-merasa-tidak-se-kreatif-teman-temannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/pernahkah-si-kecil-merasa-tidak-se-kreatif-teman-temannya","title":{"rendered":"Pernahkah Anak Merasa Tidak Se-Kreatif Teman-temannya?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Kreativitas adalah salah satu kemampuan dasar agar anak mampu berpikir <em>out-of-the box<\/em> untuk menyelesaikan masalah dan menjelajahi sesuatu yang baru. Mengembangkan kreativitas dapat meningkatkan fungsi otak, kesehatan mental, dan kesehatan fisik anak.&nbsp;<\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anak kecil sejatinya lebih kreatif dibandingkan para orang dewasa. Alasan anak kecil lebih kreatif adalah mereka mengutamakan perasaan atau naluri dibanding logika berpikir dan pola pikir yang eksploratif. Aktivitas-aktivitas bermain bersama teman seperti berlari, menari, memanjat, berguling sangat mendorong kreativitas anak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dunia anak-anak adalah dunia bermain dan belajar bersama teman-temannya. Tapi pernahkah Ayah\/Bunda merasa kalau anak minder dengan kreativitas teman-temannya?&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anak mungkin merasa tidak bersemangat ataupun muram dibanding teman-teman seusianya. Perasaan minder itu merupakan hal yang wajar terjadi, seperti halnya Ayah\/Bundanya sendiri. Biasanya, anak yang lebih punya banyak referensi dan kegiatan pendukung dapat membuat mereka berpikir lebih kreatif. Ayah\/Bunda perlu merangkul dan mendorong anak agar lebih percaya diri dalam mengeksplorasi dunia dan mengembangkan kreativitasnya.&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\">Untuk Itu, Kakmin Punya Tips Rahasia Untuk Melatih kreativitas anak, Berikut Adalah Cara Ampuhnya!<\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3 style=\"font-weight: bold; font-size: 18px;\">1. Perbanyak Buku Bacaan dan Tontonan yang Edukatif, Namun Tetap Seru!<\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahukah Ayah\/Bunda, alur sebuah cerita akan memberi stimulus kepada otak untuk membuat sebuah dunia dalam pikiran anak menggunakan logika dan pemikiran kritis untuk memahami konsep dan ide cerita itu. Mereka akan mengeksplorasi banyak ide baru yang tidak pernah mereka temui dalam kehidupan nyata.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>\n<h3 style=\"font-weight: bold; font-size: 18px;\">2. Melibatkan Anak Memecahkan Masalah Sehari-hari<\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ayah\/Bunda berperan besar dalam perkembangan anak. Makanya dengan mengajak anak berpikir bersama tentang masalah kecil, &#8220;Wah, kamarnya berantakan banget, kita harus ngapain yaa?&#8221; Dengan melempar pertanyaan seperti ini, maka Ayah\/Bunda melatih tanggung jawab dan problem solving anak. Selain itu, Ayah\/Bunda juga mendorong anak untuk percaya diri dan merasa dihargai orang lain.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>\n<h3 style=\"font-weight: bold; font-size: 18px;\">3. Membuat Karya Bersama<\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Membuat karya bersama dengan anak dapat mendorong anak untuk menuangkan sisi kreatifnya dan juga menjadi kegiatan yang mempererat ikatan antara orang tua dengan anak. Misalnya Ayah\/Bunda bisa mengajaknya membuat rumah bermain atau makanan bersama.<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>Membuat <em>GAME!<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Hah, buat <em>game<\/em>? Anakku kan masih kecil, kok anak kecil bisa buat <em>game?&#8221;<\/em>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mungkin ini pemikiran yang Ayah\/Bunda miliki saat ini. Tapi yes, Ayah\/Bunda tidak salah lihat kok! Anak-anak pun sekarang sudah bisa membuat <em>Game<\/em> dan bisa dimainkan bersama teman-temannya. Membuat <em>Game<\/em> mendorong anak-anak menciptakan sebuah dunia yang menarik dan mereka senangi sekaligus mendorong rasa eksploratif anak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Baca Juga <span style=\"color: #2eb5c0;\"><a href=\"\/blog\/makerspace-project-challenge-di-kalananti-makerspace\" rel=\"noopener\" style=\"color: #2eb5c0;\">Makerspace Project Challenge di Kalananti Makerspace<\/a><\/span><\/span>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 20px;\">Apa Hubungannya Membuat Game dengan Kreativitas?&nbsp;<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kreativitas sendiri dapat dilatih dan dibiasakan dengan kebiasaan yang positif, bukan merupakan hasil yang instan diperoleh. Nah, Membuat <em>game<\/em> sendiri dapat menjadikan anak menjadi anak yang kreatif karena dengan terbiasa membuat <em>game,<\/em> mereka jadi punya pola pikir yang lebih eksploratif, banyak ide dan percaya diri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasti bangga banget dong kalau anak jadi makin kreatif? Bersama Kalananti, kita akan mendorong anak menuju kegiatan yang positif dengan melatih kreativitas melalui program <em>coding<\/em> dan inovasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan mengikuti kursus <em>coding<\/em> dan inovasi akan mengasah keterampilan digital dan teknologi anak dengan berbagai kreasi video <em>game<\/em> yang seru dan disampaikan dengan pendekatan <em>Hybrid<\/em> antara<em> direct instruction <\/em>dan <em>active learning<\/em>. Wah, seru banget ya pastinya !<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ayah dan Bunda bisa langung tanya-tanya lebih jelas melalui DM Instagram dan WhatsApp :<\/p>\n<p>{% module_block module &#8220;widget_1678768701118&#8221; %}{% module_attribute &#8220;label&#8221; %}Button{% end_module_attribute %}{% module_attribute &#8220;path&#8221; %}@hubspot\/button{% end_module_attribute %}{% module_attribute &#8220;module_id&#8221; %}8243667{% end_module_attribute %}{% module_attribute &#8220;schema_version&#8221; %}2{% end_module_attribute %}{% module_attribute &#8220;tag&#8221; %}module{% end_module_attribute %}{% module_attribute &#8220;no_wrapper&#8221; %}false{% end_module_attribute %}{% module_attribute &#8220;link&#8221; %}{&#8220;url&#8221;:{&#8220;content_id&#8221;:null,&#8221;href&#8221;:&#8221;https:\/\/www.instagram.com\/kalananti\/?hl=id&#8221;,&#8221;type&#8221;:&#8221;EXTERNAL&#8221;},&#8221;open_in_new_tab&#8221;:true,&#8221;no_follow&#8221;:true}{% end_module_attribute %}{% module_attribute &#8220;button_text&#8221; %}Instagram Kalananti{% end_module_attribute %}{% module_attribute &#8220;style&#8221; %}{&#8220;override_default_style&#8221;:true,&#8221;button_color&#8221;:{&#8220;color&#8221;:&#8221;#741B47&#8243;,&#8221;opacity&#8221;:100}}{% end_module_attribute %}{% module_attribute &#8220;css&#8221; %}{&#8220;margin-top&#8221;:&#8221;10px&#8221;}{% end_module_attribute %}{% module_attribute &#8220;child_css&#8221; %}{}{% end_module_attribute %}{% end_module_block %}<br \/>\n{% module_block module &#8220;widget_1678761475136&#8221; %}{% module_attribute &#8220;label&#8221; %}Button{% end_module_attribute %}{% module_attribute &#8220;path&#8221; %}@hubspot\/button{% end_module_attribute %}{% module_attribute &#8220;module_id&#8221; %}8243667{% end_module_attribute %}{% module_attribute &#8220;schema_version&#8221; %}2{% end_module_attribute %}{% module_attribute &#8220;tag&#8221; %}module{% end_module_attribute %}{% module_attribute &#8220;no_wrapper&#8221; %}false{% end_module_attribute %}{% module_attribute &#8220;link&#8221; %}{&#8220;url&#8221;:{&#8220;content_id&#8221;:null,&#8221;href&#8221;:&#8221;https:\/\/api.whatsapp.com\/send?phone=6281990009680&#038;text=saya%20habis%20baca%20blog%20di%20website%20kalananti%2C%20boleh%20tahu%20lebih%20lanjut%20tentang%20kalananti%3F&#8221;,&#8221;type&#8221;:&#8221;EXTERNAL&#8221;},&#8221;open_in_new_tab&#8221;:true,&#8221;no_follow&#8221;:true}{% end_module_attribute %}{% module_attribute &#8220;button_text&#8221; %}Whatsapp Admin{% end_module_attribute %}{% module_attribute &#8220;style&#8221; %}{&#8220;override_default_style&#8221;:true,&#8221;button_color&#8221;:{&#8220;color&#8221;:&#8221;#128e7c&#8221;,&#8221;opacity&#8221;:100},&#8221;text_hover_color&#8221;:{&#8220;color&#8221;:&#8221;#FFFFFF&#8221;,&#8221;opacity&#8221;:100},&#8221;button_hover_color&#8221;:{&#8220;color&#8221;:&#8221;#1b9d8a&#8221;,&#8221;opacity&#8221;:100},&#8221;button_font&#8221;:{&#8220;color&#8221;:&#8221;#FFFFFF&#8221;,&#8221;font_set&#8221;:&#8221;DEFAULT&#8221;,&#8221;size_unit&#8221;:&#8221;px&#8221;,&#8221;font&#8221;:&#8221;arial, helvetica, sans-serif&#8221;,&#8221;fallback&#8221;:null,&#8221;variant&#8221;:null}}{% end_module_attribute %}{% module_attribute &#8220;css&#8221; %}{&#8220;margin-top&#8221;:&#8221;10px&#8221;}{% end_module_attribute %}{% module_attribute &#8220;child_css&#8221; %}{}{% end_module_attribute %}{% end_module_block %}<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yuk jadi orangtua yang #BanggaBisa&nbsp; bersama Kalananti!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kreativitas adalah salah satu kemampuan dasar agar anak mampu berpikir out-of-the box untuk menyelesaikan masalah dan menjelajahi sesuatu yang baru. Mengembangkan kreativitas dapat meningkatkan fungsi otak, kesehatan mental, dan kesehatan fisik anak.&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":55,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/2828691.fs1.hubspotusercontent-na1.net\/hub\/2828691\/hubfs\/kalananti%202022\/Blog\/Pernahkah%20si%20Kecil%20merasa%20tidak%20se%20kreatif%20teman%20temannya.jpg?width=896&quality=low"]},"categories":[1],"tags":[7],"class_list":["post-55","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-parenting"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=55"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=55"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=55"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=55"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}