{"id":497,"date":"2024-11-13T10:18:47","date_gmt":"2024-11-13T10:18:47","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/?p=497"},"modified":"2024-11-13T10:18:47","modified_gmt":"2024-11-13T10:18:47","slug":"5-manfaat-ai-untuk-kegiatan-anak-agar-lebih-produktif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/5-manfaat-ai-untuk-kegiatan-anak-agar-lebih-produktif","title":{"rendered":"5 Manfaat AI Untuk Kegiatan Anak Agar Lebih Produktif"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" style=\"margin-bottom:1rem\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/bb918eb7-ea9b-40fe-aeb5-0740924a9b59.jpg\" alt=\"manfaat AI untuk anak\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kemajuan teknologi yang semakin massif mengantarkan kita pada era revolusi 4.0. Dalam buku <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Revolusi Industri Keempat<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, Revolusi industri 4.0 atau juga yang biasa dikenal dengan istilah \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">cyber physical system\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yaitu kolaborasi antara teknologi siber dan teknologi otomatisasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam buku tersebut dijelaskan untuk mendukung terciptanya Revolusi Industry 4.0, terdapat 9 jenis teknologi yang menjadi pilar utama. Salah satunya adalah Artificial Intellegent (AI).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Prof John McCarthy, merupakan seorang Ilmuan Komputer dari Stanford University yang memperkenalkan AI pertama kali. Dalam jurnalnya, John McCarthy mengatakan bahwa AI menggunakan logika matematika dalam mendeteksi bahasa alami manusia dan menyelesaikan masalah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">AI memiliki kemampuan membaca data secara berulang dan berkesinambungan. Data tersebut kemudian diproses oleh AI hingga membentuk sebuah pola. Semakin banyak data yang diterima oleh AI, semakin presisi pola dan prediksi yang dihasilkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Manusia memanfaatkan AI untuk mempermudah kehidupan sehari-hari. Orang mulai terbiasa menggunakan robot untuk membersihkan lantai, Siri\/Google Assistant untuk memasukkan instruksi, rekomendasi video di Youtube, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">face recognition<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, dll.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam lingkup yang lebih luas, pemanfaatan AI di bidang industri juga sudah terasa. Sebagai contoh penggunaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">virtual assistant<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan munculnya bisnis data center menjadi bukti semakin menggeliatnya pemanfaatan AI di bidang industri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Di sisi lain, terdapat dampak negatif AI yang perlu diwaspadai, di antaranya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Ancaman terhadap privasi dan keamanan data<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Tenaga kerja digantikan dengan teknologi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Naiknya angka kejahatan siber<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Bergantung pada teknologi<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Bahasan di bawah akan memberikan gambaran tentang apa manfaat AI bagi kegiatan anak, serta apa yang perlu dilakukan orangtua dalam mempersiapkan generasi 4.0.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"margin-bottom:1rem\"><span style=\"font-size: 18pt\"><b>Manfaat AI untuk Anak<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pemanfaatan AI untuk kegiatan yang bermanfaat bagi anak harus dilakukan secara sistematis dan terstruktur. Berbagai lapisan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> perlu terjun langsung untuk memastikan generasi penerus kita bisa memanfaatkan AI, bukan dimanfaatkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut manfaat AI untuk kegiatan anak agar lebih produktif:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3 style=\"margin-bottom:1rem\"><span style=\"font-size: 14pt\"><span style=\"font-weight: 400\"> \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400\">Pemanfaatkan AI dalam aspek pendidikan anak<\/span><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Penerapan AI dalam aspek pendidikan sangat terasa. Dalam websitenya, Kemendikbud menjelaskan bahwa AI sudah mulai dimanfaatkan dalam proses belajar mengajar. Seperti penggunaan mentoring melalui video. Dengan kehadiran AI dalam proses belajar, anak bisa belajar dengan efektif dan efisien.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Beban mengajar bisa mulai di-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">support <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">oleh teknologi. Namun guru memiliki peran penting untuk mengedukasi anak-anak agar menggunakan teknologi dengan bijak dan produktif.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>\n<h3 style=\"margin-bottom:1rem\"><span style=\"font-size: 14pt\"><span style=\"font-weight: 400\"> \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400\">Pemanfaatan AI dalam pembentukan karakter anak<\/span><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Orangtua bisa mempelajari minat bakat yang dimiliki anak melalui aktivitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">-nya. Apa yang sering dilihat, bisa jadi kecenderungan ketertarikan anak terhadap sesuatu. Setelah memahami minat bakat, selanjutnya orangtua dapat memilih teknologi dan kegiatan untuk mendukung produktivitas anak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pembentukan karakter kreatif dan inovatif juga bisa memanfaatkan AI. Anak yang menyukai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">craft <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">bisa membuka dan mempraktikkan video-video macrame. Begitu pula anak yang suka memasak dapat mempraktikan resep sederhana yang banyak beredar di Youtube.<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>\n<h3 style=\"margin-bottom:1rem\"><span style=\"font-size: 14pt\"><span style=\"font-weight: 400\"> \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400\">Pemanfaatan AI untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">monitoring<\/span><\/i><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Beberapa aplikasi dan website memungkinkan orangtua belajar tentang ilmu parenting, memonitor tumbuh-kembang anak, bahkan memonitor lokasi\/keberadaan anak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tak hanya itu, AI dapat dimanfaatkan untuk memonitor kegiatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">screentime<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> anak. Fitur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">parental control<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> memungkinkan orangtua untuk mengatur durasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">screentime<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan aplikasi\/<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">channel <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">apa saja yang bisa diakses oleh anak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Beberapa layanan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">parental control<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> bisa dipilih oleh orangtua. Misalnya Google memberikan layanan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">parental control<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Terdapat pula aplikasi seperti OurPack, FamiSafe atau Applock.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">password<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">face recognition<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> juga merupakan metode verifikasi yang aman. Sehingga anak tidak dapat memasang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">game<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> atau aplikasi baru tanpa persetujuan orangtua.<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>\n<h3 style=\"margin-bottom:1rem\"><span style=\"font-size: 14pt\"><span style=\"font-weight: 400\"> \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400\">Pemanfaatan AI untuk melatih kemandirian anak<\/span><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dengan adanya AI anak bisa lebih mandiri dalam belajar. Anak bertanggung jawab atas apa yang sedang ia lakukan dan kerjakan. Anak juga bisa mencari solusi atas kesulitan yang dihadapi.<\/span><\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li>\n<h3 style=\"margin-bottom:1rem\"><span style=\"font-size: 14pt\"><span style=\"font-weight: 400\"> \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400\">Pemanfaatan AI untuk meningkatkan logika anak<\/span><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dengan semua kemudahan yang anak dapatkan, orangtua juga perlu mengasah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">critical thinking<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> anak. Hal itu dapat dilakukan dengan mengajak anak dalam Keputusan-keputusan sehari-hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selain itu, AI juga bisa jadi cara mengasah logika anak. Salah satunya dengan memperkenalkan anak pada permainan berbasis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">coding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Dalam artikel di Kumparan, terdapat beberapa manfaat belajar coding untuk anak-anak, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul style=\"margin-bottom:1rem\">\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Mengembangkan kemampuan pemecahan masalah<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Meningkatkan kemampuan menulis dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">story telling<\/span><\/i><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Meningkatkan kreativitas<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Melatih anak agar persisten dan konsisten<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk mempersiapkan anak menjadi generasi 4.0, orangtua bisa melakukan tips berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3 style=\"margin-bottom:1rem\"><span style=\"font-size: 14pt\"><span style=\"font-weight: 400\"> \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400\">Menyediakan fasilitas<\/span><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Internet dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">device<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">-nya merupakan pintu gerbang mengenalkan anak pada pemanfaatan teknologi. Pilih <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">device<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang tepat untuk kebutuhan anak. Beberapa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">device<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> didesain khusus untuk anak-anak, sehingga orangtua bisa mudah mengontrol kegiatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> anak.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>\n<h3 style=\"margin-bottom:1rem\"><span style=\"font-size: 14pt\"><span style=\"font-weight: 400\"> \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400\">Memilih aplikasi yang tepat<\/span><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dengan mengetahui minat bakat anak, orangtua bisa memilih aplikasi yang tepat untuk anak. Misalnya anak-anak dengan minat bakat menggambar, bisa menggunakan aplikasi Slate, Kids Doodle, ABC Draw dsb. Sedangkan anak yang memiliki minat pada literasi bisa menggunakan Kindle untuk medium membaca.<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>\n<h3 style=\"margin-bottom:1rem\"><span style=\"font-size: 14pt\"><span style=\"font-weight: 400\"> \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400\">Mengenalkan anak pada konsep AI<\/span><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Terdengar berat, namun sebetulnya hal ini diperlukan untuk menghindarkan anak dari bahaya ketergantungan. Perlu ditumbuhkan pemahaman bahwa AI adalah alat yang bisa dipakai untuk menunjang kehidupan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Mengajarkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">coding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> kepada anak usia dini bisa menjadi salah satu metode pengenalan AI. Di Kalananti by Ruang Guru anak usia 5 tahun mulai bisa belajar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">coding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Kalananti mengajak anak untuk bisa belajar, bermain dan berkarya dengan cara yang menyenangkan. Anak akan belajar menggunakan game, membuat game, percobaan STEM, dan robotic.<\/span><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kalananti menawarkan kelas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">online, offline<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, dan privat. Selain itu terdapat kelas trial yang bisa diikuti oleh anak. Bunda tidak perlu khawatir karena kegiatan belajar di Kalananti sudah terakreditasi Stem.org.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Persiapkan anak Bunda untuk menjadi generasi 4.0 yang hebat dengan mengikuti kelas Kalananti. 8.85\/10 nilai kepuasan yang diberikan kepada Kalananti, apakah Bunda ingin membuktikan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Penulis : Linna Permatasari<\/p>\n<p>Instagran : <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/linna_ps\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">https:\/\/www.instagram.com\/linna_ps\/<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Referensi:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">binus.ac.id\/bandung\/2024\/02\/artificial-intelligence-pengertian-cara-kerja-dan-manfaatnya\/<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">aws.amazon.com\/id\/what-is\/artificial-intelligence\/<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Buku Revolusi Industri Keempat<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">jmc.stanford.edu\/articles\/ailogic\/ailogic.pdf<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">kumparan.com\/berita-hari-ini\/manfaat-belajar-coding-untuk-anak-dapat-melatih-kemampuan-berpikir-22brSTvfWJQ<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">tentanganak.com\/artikel\/rekomendasi-aplikasi-parenting-terbaik-2024-solusi-modern-untuk-mendukung-peran-orang-tua\/<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemajuan teknologi yang semakin massif mengantarkan kita pada era revolusi 4.0. Dalam buku Revolusi Industri Keempat, Revolusi industri 4.0 atau juga yang biasa dikenal dengan istilah \u201ccyber physical system\u201d yaitu kolaborasi antara teknologi siber dan teknologi otomatisasi. Dalam buku tersebut dijelaskan untuk mendukung terciptanya Revolusi Industry 4.0, terdapat 9 jenis teknologi yang menjadi pilar utama. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":497,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1741314284:17"],"_edit_last":["4"],"_aioseo_title":["#post_title"],"_aioseo_description":[""],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/bb918eb7-ea9b-40fe-aeb5-0740924a9b59.jpg"],"_knawatfibu_alt":["Manfaat AI untuk anak"]},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-497","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/497","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=497"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/497\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":499,"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/497\/revisions\/499"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/497"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=497"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=497"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kalananti.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=497"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}